Ini bukan tulisan yang menyatakan hubungan antara seorang “widower” (duda) dengan seorang “teenager” (remaja). Kalaupun ada, ini bukan cerita tentang hubungan khusus diantara keduanya. Tulisan ini hanya penjelasan dari kedua kata tersebut sehubungan dengan pelajaran bahasa Inggris.

Widow = janda.
Widower = widow-er = pelaku yang “menjadikan” seseorang menjadi janda. Karena yang menjadikan seorang perempuan menjadi janda adalah suami dari perempuan tersebut, maka dengan demikian “widower” berarti “duda” dalam bahasa Indonesia, alias suami yang ditinggalkan (bercerai atau meninggal) oleh istrinya.

Teenager, sebenarnya bisa dijelaskan dengan cara mengurai kata seperti di atas. Perhatikan, bahwa sebenarnya “teenager” berasal dari komponen kata-kata berikut: “teen”, “age” dan “er”.

“teen”, sama halnya dengan makna pada “seventeen” atau “eighteen”, yang berarti “tujuh belas” dan “delapan belas”. “seven” = tujuah, “teen”= belas. Dengan demikian “teen” bisa diartikan disini sebagai “belasan”.

“age”, artinya “usia” seperti yang kita kenal. Contoh: He left school at the age of 18. Dia keluar (berhenti) sekolah pada usia 18.

“er”, seperti pada kata sebelumnya, bermakna pelaku atau seseorang.

Dengan demikian jika ketiga potongan kata tersebut disatukan menjadi kata “teenager” bisa dipahami sebagai “seseorang yang berusia belasan tahun” atau dengan kata lain di dalam bahasa Indonesia seseorang di usia belasan disebut sebagai “remaja”. Sebab mulai usia 20 tahun orang sering disebut sebagai dewasa muda, sementara sebelum usia sebelas, mungkin seseorang lebih umum disebut sebagai anak-anak.

Wallahu’alam.

Lembah Pinus, 21 Juni 2010
00:08