Itu nama salah satu kota yang dikunjungi pada ekskursi hari ke-3. Kalau dilafalkan “banyol-deu-lor-neu”. Tapi tentu saja untuk bukan banyolan. Karena kota “banyol” yang dingin ini sangat indah. Di sekitarnya ada hutan-hutan kota yang terjaga dengan baik. Jalan sedikit ke pusat kota, selain ada tempat-tempat makan dan pertokoan, juga ada danau dan taman yang indah. Hari minggu, di kota-kota kecil di Perancis, selalu sepi. Tidak di Nancy, tidak di kota “banyol”.

Saya tidak habis mengerti, kota-kota kecil di Perancis indah-indah.  Banyak dominasi bangunan kuno dengan arsitektur sangat indah. Semuanya tertata dengan sangat rapi. Saya tidak menemukan sampah yang bertumpuk di pinggiran jalan, karena di sini sepertinya orang sudah sangat mengerti dengan arti kebersihan dan menjaga lingkungan hidup. Dimana-mana disediakan pubelle atau tempat sampah. Dan orang-orangnya menyadari untuk membuang sampah pada tempatnya. Mungkin ini hasil pendidikan yang tidak sebentar. Berbeda dengan tempat-tempat di kita yang cenderung kotor dan jorok. Kapan kita bisa meniru seperti mereka? Karena hidup dengan serba indah dan bersih adalah nikmat. Hidup menjadi lebih betah. Mungkin pikiran juga akan menjadi lebih fresh.

Walaupun di sini hanya mampir sebentar karena dilakukan sambil pulang kembali ke Nancy, setelah berwisata ke Le Chateau de Chambord (chateau = kastil) dan Saint Malo & Mont Saint Michel, tapi saya sempat mampir menikmati secangkir kecil kopi espresso di salah satu salon du thé (baca: salong-dute) alias warung kopi, sekedar untuk menghangatkan badan, karena udara di luar dingin dan anginnya kencang. Warung kopi di sini bagus-bagus, pelayannya cantik-cantik dan bicaranya pakai bahasa Perancis.😀 Jadi ketika  kita pesan kopi dia bilang, “deux cafés, petit?” (maksudnya: dua cangkir kopi, yang kecil, baca: deu-kafe, peti). Dalam bahasa yang formal mungkin, “Vous prennez deux petites verres de café?”

Saya pikir kota kecil yang sangat indah sangat cocok untuk berfoto-foto. Mungkin kalau untuk foto-foto pre-wedding boleh juga. Tapi jika buat kita yang tinggal nun jauh di sana, kemahalan di ongkos.😀 Tidak semua keinginan kita bisa diwujudkan, ketika keterbatasan menghalangi!

Nancy, 09 Juillet 2012

—oOo—