Ada dua jenis burung yang tampak terbang ke sana kemari di Mont Saint Michel. Yang pertama dan banyak saya pikir burung camar (seagull). Burung ini tampak sangat indah dengan bulunya yang putih dan sayap abu atau hitam. Paruhnya agak panjang dan kuning. Burung-burung itu hidup di sana. Sesekali mereka terbang indah sekali, melayang-layang di atas Mont Saint Michel. Burung ini pun rupanya dijadikan pula ikon di salah satu restoran di Saint Malo, dimana kami makan. Makan di Saint Malo? Jangan tanya! Itu tempat wisata terkenal. Sebagai gambaran, untuk sekaleng Lipton tea ukuran biasa bisa seharga 3 €, belum termasuk pajak sebesar 7%. Ya, sekitar 37 ribu Rupiah!!!

Saint Malo adalah kota pelabuhan yang berada di Selat Inggris (English Channel) dan merupakan bagian dari wilayah Bretagne. Saya tidak begitu tahu ceritanya. Hanya kalau kita perhatikan di sana, kehidupannya pelabuhan sekali. Banyak kapal-kapal berlabuh, banyak orang lalu lalang juga, banyak anak-anak sekolah kelautan baik laki-laki atau perempuan. Menghadap ke laut ada benteng, kota tua, dst.

Kembali ke burung! Burung yang kedua yang saya lihat adalah burung gereja (?). Burung-burung kecil berwarna dominan coklat diselingi warna abu dan hitam. Lumayan mewarnai hiruk pikuk keramaian turis-turis yang lalu-lalang di lorong-lorong Mont Saint Michel. Susah untuk menangkap gambar burung ini ke dalam kamera, karena burung ini sangat lincah dan sedikit liar. Berbeda dengan burung camar yang jika diasongi makanan dia bisa mendekat dan terkesan jinak. Kedua burung ini menarik perhatian saya untuk memotonya. Termasuk memoto yang memoto burung-burung tersebut.😀

Nancy, 09 Juillet 2012

—oOo—