Ini mungkin bukan tempat yang “menarik”, tetapi ini tempat yang historik. Tempat yang mungkin tidak akan terlupakan oleh bangsa Perancis. Dan mereka ingin menunjukkan sikap heroik bangsanya dalam mempertahankan hak teritorialnya. Dalam sejarahnya Perancis dikenal sebagai bangsa yang punya wilayah koloni cukup luas, terutama di benua Afrika. Aljazair negeri asal-usul Zinedine Zidane merupakan salah satu yang terlama dikuasai. Di Asia, mungkin hanya Vietnam yang dikuasai. Di Amerika Tengah masih ada wilayah yang masih dikuasai, kalau tak salah Guyana.

Tapi di sisi lain, pada Perang Dunia I, Jerman menyerang Perancis dan sebagian wilayah timurnya sempat dikuasai oleh pasukan Jerman. Le Ligne sebenarnya berarti “line” (bahasa Inggris) atau mungkin garis perbatasan antara pasukan Jerman dan Perancis. Sebuah dataran tinggi yang sangat dingin. Di situ terdapat situs bekas sistem pertahanan pasukan Jerman. Disitulah terjadi pertempuran yang telah memakan sekitar 10.000 tentara atau pasukan Perancis.

Perang memang aneh. Kalau kata Bung Karno, aneksasi suatu bangsa terhadap wilayah bangsa lain, atau yang dikenal sebagai imperialisme, semata-semata menyangkut perut. Ingin mendapatkan harta dari bangsa lain. Imperialisme adalah l’exploitation l’homme par l’homme atau eksploitasi manusia oleh manusia lain. Kalau dipikir baik bagsa Jerman dan Perancis, sama-sama bangsa Eropa, sama-sama beragama Katolik, tetapi mengapa satu sama lain saling berperang? Kita yang tidak mengerti arti sebuah perang, akan menganggap Aneh!!

“Perhatikan!” kata sang guide, seorang bapak yang masih tampak gagah di usia senjanya, dalam bahasa Perancis yang sangat jelas didengar. “Ini adalah ciri khas pekerjaan bangsa Jerman. Pekerjaannya sangat teknis”, katanya sambil menunjuk ke lubang-lubang bekas persembunyian pasukan Jerman. “Mereka adalah bangsa teknisi. Tidak mungkin ini pekerjaan orang Perancis, karena bangsa Perancis bangsa petani (paysant)!”, terdengar dia begitu bersemangat, dengan bahasa Perancis yang sangat tegas dan jelas.

Perang memang selalu memilukan, tetapi mengapa tidak bisa dihindari. Sepanjang sejarah manusia, sepertinya tidak pernah berhenti dari perang, saling bunuh dan mengalirkan darah. Barangkali inilah yang disebut di dalam Quran bahwa, para malaikat mempertanyakan tentang makhluk yang akan menjadi khalifah di muka bumi ini, “makhluk yan suka mengalirkan darah”. Wallahu’alam.

Nancy, 17 juillet 2012

—oOo—